Akankah Terulang Lagi ??

6 Apr 2013

Krrriiinnggg…… Jam wekerku berbunyi, pertanda saatnya aku harus terbangun dari mimpiku. Pukul 04. 30 WIB aku menyudahi tidurku malam itu.
Alhamdulillah….. Terimakasih Ya Allah, Engkau masih memberiku kesempatan menghirup udara segar-Mu pagi ini.
Doa itulah yang selalu terlontar dari mulutku ketika bangun tidur. Meskipun lelah masih aku rasakan, aku berusaha bangun dari tempat tidurku. Rasa lelah itu seakan tak ku hiraukan, karena hari ini merupakan hari yang sudah lama aku tunggu tunggu bersama ke-3 sahabatku. Iya, karena hari ini merupakan puncak perayaan Dies Natalis di sekolahanku. Rasanya aku sudah tak sabar lagi ingin segera melihat penampilan kak Reno.
Hhmm… Apa sahabatku juga merasakan yang sama sepertiku ? pikirku dalam lamunan.
Rena… belum bangun kamu nak ?suara mama dari balik pintu itu mengejutkanku, seakan membuatku tersadar dari lamunanku.
Iya ma, Rena sudah bangun kok.
Aku bergegas keluar dari kamar dan segera menuju kamar mandi. Saat aku keluar dari kamar mandi, ternyata jam dinding di dapur sudah menunjukkan pukul 06.00 WIB, aku baru teringat ternyata hari ini semua siswa SMA 46 Surabaya di wajibkan berkumpul di aula sekolahan sebelum dimulainya puncak acara dies natalis yang ke 58.
Ma, maaf ya ? Rena enggak sarapan pagi ini ujarku ke mama saat turun dari tangga. Kenapa Ren ? bukankah waktumu masih cukup buat sarapan ? tanya mama dari ruang makan.
Rena jam 06.30 WIB harus berkumpul di aula ma, ada pengumuman dari kepala sekolah.
Saat aku tiba di sekolah, di depan kelas XI IPA 2 nampak Yasmin, Aura dan Neyra yang telah menunggu kedatanganku.
Lama banget sihh kamu Ren ? bangun kesiangan ya ? tanya Aura dengan senyuman khasnya itu.
Enggak lah.. Rena kok bangun kesiangan, ya bukan Rena dong.. iya enggak Ren ? sahut Neyra dengan nada yang sedikit meledek.
Yaahh… terserah kalian deh mau bilang apa, ayo kita masuk ke aula jawabku dengan polos.
Ehh Ney, kira kira nanti kak Reno mau bawain lagu apa ya ? tanya Yasmin ke Neyra dengan raut mukanya yang penasaran itu.
Ternyata, kalian juga sama sepertiku ya hehehe… Sahutku dengan tawa geli.
Emang kamu aja yang boleh mikirin kak Reno, orang kak Reno aja sukanya sama aku tuhh.. jawab Neyra dengan pd-nya yang selalu tak mau kalah itu.
Saat berada di dalam aula, aku duduk di kursi paling kanan kelompok timur bersama 3 sahabatku itu. Tanpa aku sadari, ternyata sebelah kanan aku dari kelompok barat paling kiri kak Reno sedang asyik bermain ipad. Siapa coba, cewek yang tidak mengenalnya, kagum dan bangga punya kakak kelas seperti kak Reno. Tak ku sangka ternyta cowok menggunakan jaket merah, berpostur tinggi, hidung mancung, alis tebas dan ahli dalam berbagai bidang itu duduk berdekatan denganku.
Yasmin, coba lihat siapa yang disebelahku itu ? bisikku ke Yasmin dengan suara
kecil.
Woow.. itu kan kak Reno Ren, mimpi apa kamu semalam ? Yasmin kaget melihat kak Reno yang ternyta berada di sebelah Rena.
Detak jantungku semakin kencang nih Yas ucapku sambil menggenggam tangan
Yasmin.
Posisi duduk ku yang bersebelahan dengan kak Reno itu tidak diketahui oleh Neyra dan Aura. Aku memang sengaja tidak memberitahunya kepada Neyra dan Aura, karena anak dua itu paling heboh jika ada kak Reno.
Pukul 07.30 WIB pengumuman dari kepala sekolah telah selesai, seluruh siswa SMA 46 Surabaya meninggalkan aula, semua bergegas merapat memenuhi tempat duduk di lapangan tempat perayaan puncak acara dies natalis. Sebelum acara pagi itu dibuka dengan tampilan tim paduan suara SMA 46 Surabaya, aku bergegas menju ke belakang panggung, karena aku merupakan salah satu dari anggota tim paduan suara SMA 46 Surabaya. Saat aku bersama tim paduan suara mulai menyanyikan lagu yang pertama, lagi lagi aku melihat kak Reno yang sibuk dengan handycamnya itu. Hhmm… maklum lah, kak Reno kan memang ahli dalam segala bidang, jadi apapun bisa sekolah percayakan sama kak Reno. Selesai menyanyikan 2 lagu bersama tim paduan suara, aku kembali ke tempat dudukku bersam Yasmin, Aura dan Neyra.
Beberapa acara telah dilewati, pukul 10.00 WIB festival band antar kelas yang ditunggu tunggu akhirnya dimulai juga. Aku dan ketiga sahabatku sudah mengatur strategi untuk membagi tugas mengambil foto kak Reno saat tampil nanti. Hehee… maklumlah, aku dan ketiga sahabatku memang sama - sama mengagumi kak Reno, eetss.. tapi kami bersaing secara sehat kok.
Ren.. Ren.. coba lihat, itu kak Reno kan ? dengan nada heboh Neyra menepuk pundakku.
Neyra…. kok jadi makin keren gitu ya kak Reno ? jawabku dengan pandangan kagum. Alunan gitar akustik yang dibawakan kak Reno seakan menambahku terhipnotis akan tampilannya. Lagu yang dibawakan kak Reno kali ini memang benar benar lagu kesukaanku. Aku seakan - akan terbawa dalam alunan lagu itu, hingga membuatku banyak berandai andai. Saat aku asyik terbawa oleh alunan lagu itu, tiba tiba ada seorang cewek kelas XII yang tidak lain adalah teman sekelasnya kak Reno itu menepuk pundakku.
Kamu yang namanya Rena kan ? menatapku dengan senyuman.
Iya kak, ada apa ?jawabku dengan nada sedikit cemas.
Kalau nanti Reno memanggil namamu, kamu acungkan tanganmu ya ? dengan terburu buru cewek itu segera meninggalkanku.
Ada apa ya Ney ? tanyaku pada Neyra seperti orang ling-lung.
Aku termenung sebentar, dalam hatiku sempat bertanya Kira kira kak Reno tau nama ku dari mana ya ? apa saat latihan paduan suara 2 minggu lalu itu ?
Tiba tiba ada sesorang yang memanggil namaku.
Ehemm.. ada yang bakalan punya pacar nih? Cepat ke depan sana Ren.. ujar Aura dengan nada sedikit meledekku.
Kak Reno memanggilku menyuruh bernyanyi dengan diiringi gitar akustiknya. Wajahku tampak memerah, aku sedikit malu ketika diatas panggung bersama kak Reno. Saat aku bernyanyi bersama, tiba tiba kak Reno menyuruhku berhenti. Saat itu, kak reno hanya memainkan gitar akustiknya dan menatapku, kemudian ia tiba tiba berkata.
I Love You Rena Mendengar kata kata itu jantungku seakan berhenti berdetak, dalam hatiku berkata.
Apa aku ini hanya mimpi ??
Bola matamu yang berbinar binar membuatku leleh dalam pandangan ini. Ujar kak Reno.
Selesai membawakan satu lagu aku langsung bergegas turun dan menuju ke ketiga sahabatku, aku benar benar merasa tak enak dengan mereka.
Cyee… Rena, pacar baru nih goda Neyra kepadaku.
Kami bertiga yang ikut merencanakan ini kok Ren, jadi tenang saja. Kami cuma pura pura kalau kami itu suka sama kak Reno, karena kak Reno benar benar cocok dan suka sama kamu kok tegas Jasmin padaku.
Bener ni ? aku enggak mau kalau nantinya buat kalian kecewa jawabku pada mereka bertiga.
Udahlah Ren, kita enggak perlu kamu khawatirin. Kita Cuma becanda dulu Ren ujar Aura.
Seakan kata kata kak Reno siang tadi masih terdengar hangat ditelingaku. Disamping itu aku juga berfikir, begitu baiknya hati ketiga sahabatku itu. Meraka begitu pandai menyimpan sebuah rencana yang begitu indah dariku. Akankah semua saat saat indah seperti itu bisa terulang lagi ?. Semoga bisa kawan, aku selalu ingin kejutan kejutan dari orang terdekat.

dd0b574905852b7f5f9f3bb1b1f8d3f0_sahabatSumber gambar

Karya : Elfrida Ariani

Asal : SMA N 1 Pare XI IA2 2012/2013


TAGS Cerpen


-

Author

Follow Me