Dari teknologi berasap menjadi teknologi bersahabat.

17 Apr 2013

Dari berasap menjadi bersahabat.

Hari itu, dunia terasa mau kiamat. Kira-kira pukul 2 siang aku telah pulang sekolah. Seperti biasa, aku selalu naik sepedha ontel hasil dari jualan pulsa setiap harinya. Sejak dari kelas 2 SMP aku memang telah menjual pulsa untuk menambah uang saku buat sekolah. Tetapi siapa sangka keuntungan pulsa setiap harinya itu membuatku dapat membeli sepedha baru, ya walaupun cuman sepedha ontel setidaknya aku telah mampu membeli suatu barang dengan kemampuanku sendiri. Aku akui uang saku yang diberikan oleh ibuku memang tidak mampu mencukupi kebutuhanku disekolah, oleh sebab itu aku mencoba mencari uang sendiri melalui penjual pulsa.

Sekolahku terletak sekitar 5km dari rumah, dan setiap pagi aku berangkat naik sepedha ontelku. Entah disengaja atau tidak, dengan bersepedha setiap hari membuatku semakin menyadari telah betapa rusaknya bumi kita ini. Dalam perjalanan, teriknya sinar matahari selalu menyertai perjalananku. Sinar matahari yang sekarang ini aku rasakan, tidak sama dengan sinar matahari ketika aku masih SD dulu. Jika pada saat SD dulu sinar matahari hanya terasa hangat dikulit, namun sekarang ini sinar matahari terasa membakar kulit. Belum lagi asap dan polusi suara dari kendaraan-kendaraan yang lalu lalang disampingku, semakin membuatku ingin segera dapat sampai dirumah.

Belum sampai 100 meter dari sekolah, putaran roda sepedhaku terpaksa aku rem lagi. Ya benar saja, aku terjebak macet di perempatan Jalan P.K Bangsa, daerah ini memang merupakan pusat kemacetan daerah Pare. Sebenarnya aku sangat tidak tahan dengan kemacetan ini, bagaimana tidak, kemacetan ini tidak hanya membuat aku semakin kepanasan karena sinar matahari yang terik, melainkan juga asap dan polusi suara yang muncul dari kendaraan-kedaraan disampingku ini. Keadaan seperti ini, tentunya sangat memboroskan bahan bakar kendaraan kita. Terkadang aku berfikir, jika kota Pare semakin macet nantinya, orang yang membeli 1 liter bensin, bisa-bisa akan habis hanya gara-gara terjebak macet di perempatan :-D

lalu lintas di kota pareLalu lintas di kota Pare

Setibanya dirumah kepalaku selalu terasa pusing akibat panasnya matahari di jalan. Aku segera masuk dapur untuk menghilangkan rasa dahagaku. Betapa sialnya aku, belum sampai aku minum secangkir air kendi, hal itu terulang lagi. Hal apa ya? pasti penasaran :-D . Tidak lain, tidak bukan, dan tidak salah :-D itu semua adalah asap dari tungku ibuk. Maklum saja, beberapa tahun yang lalu ibuk memang masih sering menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar memasak. Jia dikatakan tindakan ibuk ini merusak lingkungan tentunya aku sangat tersinggung, karena apa? karena semua ini merupakan wujud perjuangan ibuk untuk dapat menghidupi keluargaku. Ibuk sehari-harinya bekerja sebagai penjual jajan. Dan kira-kira setiap pukul 2 siang, ibuk harus memasak enten-enten (isi dari kue dadar gulung) diatas tungku.

24144d2ca8d87ed6ec403a7edf34a8ee_bulek1Ibuk memasak enten-enten

Belum hilang rasa pengapku akibat bersepedha di siang bolong, asap dari tungku ibuk membuat keadaan semakin pelik, asap tersebut terasa menyumbat pernapasanku yang membuatku menjadi sulit untuk bernapas. Bahkan tidak jarang juga, air yang biasa aku minum terasa sangit. Asap dari tungku tersebut juga membuat dapurku terlihat kotor, karena asap kotor itu mengendap di dinding dapur. Sebenarnya aku ingin protes akan keadaan ini kepada ibuk, tetapi mau gimana lagi, ibuk melakukannya juga demi aku. Terimakasih ibuk you’re my inspiration :-)

Untung saja keadaan tersebut tidak berlangsung lagi sampai sekarang ini. Berkat adanya program pemerintah dalam pembagian elpiji dan kompor gratis sekitar tahun 2008, tungku yang seing ibuk gunakan untuk membuat kue dan memasak telah jarang digunakan lagi. Dan sekarang ini, dapurku juga tampak lebih bersih, udara terasa segar, juga air konsumsipun tidak terasa sangit lagi.

7e9e7a7dc7d88b2d0d86333822521959_ibuk1Ibuk saat membuat dadar gulung

Penyebaran elpiji dan kompor gratis telah dilakukan ke seluruh wilayah Nusantara, Setidaknya beberapa warga yang dulu menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar memasaknya seperti ibuk, kini telah beralih ke elpiji yang lebih ramah lingkungan. Bahkan dirumah mbahku di daerah Bayem, Malang beberapa warganya telah mengembangkan kompor dengan bahan bakar kotoran ternak atau yang sering disebut dengan biogas. Di daerah Bayem sebagian besar warganya memang bekerja sebagai petani dan peternak sapi, jadi sangat cocok jika biogas berkembang disana. Saya ucapkan matur suwun kepada pemerintah atas bantuan elpiji dan kompor yang telah diberikan, ini merupakan wujud kepedulian lingkungan dari Warga Negara Indonesia.

Pencemaran Lingkungan

Jumlah manusia di bumi ini semakin lama semakin meningkat. Semakin meningkatnya jumlah manusia di bumi tentunya sangat berpengaruh terhadap lingkungan. Sebagai contoh, dari ceritaku diatas semakin bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan manusia akan transportasi membuat kemacetan yang panjang. kemacetan yang panjang ini, tidak hanya membuang-buang waktu kita, melainkan juga membuang-buang bensin kita. Belum lagi asap dari kendaraan yang keluar saat kita terjebak macet. Asap yang terus menerus keluar dari knalpot ini merupakan penyumbang terbesar pencemaran udara di bumi kita.

Meningkatnya kadar CO2, maupun CO di atmosfer akibat asap dari aktifitas rumah tangga maupun asap kendaraan bermotor menyebabkan cahaya matahari yang masuk ke bumi tidak dapat dipantulkan lagi ke angkasa sebagaimana mestinya. Akibatnya, suhu di permukaan bumi semakin lama semakin meningkat yang menyebabkan terjadinya global warming atau pemanasan global.

Pencemaran lingkungan serta pemanasan global yang terjadi di bumi ini menyebabkan banyak hal yang merugikan. Pencemaran tanah, air, suara, maupun udara dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem akibat banyak hewan-hewan yang tidak mampu bertahan hidup da berkembang biak. Selain itu, pencemaran udara oleh gas CFC juga telah menyebabkan terbentuknya lubang ozon yang menyebabkan suhu permukaan bumi terus meningkat yang menyebabkan kulitku terus bertambah hitam :-( hehe. Selain itu dampak adanya peningkatan suhu permukaan bumi juga menyebabkan mencairnya es di kutub utara. Mencairnya es di kutub utara ini tentu sangat berpengaruh terhadap suhu rata-rata bumi nantinya, selain itu mencairnya es di kutub utara juga membuat ekosistem laut menjadi terganggu. Hal yang paling aku takutkan jika ekosistem laut rusak adalah jika nantinya spongebob dan kota bikini bottom rusak, aku tidak bisa menikmati lagi serial kartun kesayangan saya lagi :-D Tidak berhenti hanya itu pemanasan global juga menyebabkan perubahan cuaca dan iklim secara tidak beraturan, jika pada beberapa tahun yang lalu cuaca dan iklim masih bisa diprediksi, tetapi sekarang susah sekali untuk memprediksi keadaan cuaca dan iklim, hal ini juga terbukti jika pada saat dahulu ada dukun penangkal hujan yang biasanya disewa untuk acara-acara pernikahan, namun sekarang ini rasanya dukun-dukun tersebut mulai banyak yang alih profesi karena mantra penangkal hujannya tidak selalu berhasil :-D

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bertambah rusaknya bumi kita tercinta ini, asalkan kita mau dan bersungguh-sungguh mau merubah tatanan hidup kita yang salah, bukan tidak mungkin bumi kita akan kembali lestari seperti dahulu lagi. Salah satu caranya adalah :

1. Melakukan penghijauan di lingkugan sekitar

2. Tidak terlalu banyak menggunakan gas CFC, misalnya AC, minyak wangi, dll.

3. Pengolahan limbah cair maupun limbah gas dari sisa produksi pabrik.

4. Penggunaan pupuk alami dan mengurangi penggunaan pupuk buatan.

5. Menghemat penggunaan listrik, dengan cara mematikan lampu pada siang hari, atau tidak menyalakan AC dan kipas angin sekaligus, dan masih banyak lagi.

6. Menghemat pemakaian minyak bumi

7. Menebang hutan dengan sistem tebang pilih secara berkala.

8. Menggunakan teknologi-teknologi yang ramah lingkungan ( Teknologi Hijau )

Contoh perkembangan teknologi hijau di Indonesia

1. Kompor dengan bahan bakar elipji ataupun biogas

2. Sepedha motor dengan teknologi injeksi.

3. Mobil bertenaga listrik.

4. Dan yang terbaru adalah teknologi hijau dari Daihatsu.

Daihatsu, si canggih peduli lingkungan

Seiring perkembangan zaman teknologi banyak diciptakan atas dasar teknologi yang super canggih dan modern, yang seakan-akan melupakan tujuan utama diciptakan teknologi sebenarnya adalah untuk mensejahterakan kehidupan manusia dan lingkungannya. Teknologi yang berkembang dengan memperhatikan kelestarian lingkungannya bisa dikatakan teknologi ramah lingkungan. Ramah lingkungan bukan berarti teknologi dan lingkungan saling menyapa ketika berpapasan di jalan :-D . Ramah lingkungan disini diartikan sebagai teknologi yang dalam penggunaanya maupun penciptaannya tidak menggau keseimbangan ekosistem alam. Tidak terkecuali pada otomotif, pada zaman sekarang ini para produsen otomotif di seluruh dunia telah memiliki acuan tersendiri dalam menciptakan kendaraan yang canggih dan sekaligus ramah lingkungan. Namun dari kedua komponen tersebut, rasanya baru kecanggihanlah yang menjadi tolok ukur keberhasilan produsen. Untunglah, pada saat ini sedikit demi sedikit manusia lebih menyadari kepentingan menjaga lingkungan dengan penciptaan teknologi yang ramah lingkungan, teknologi canggih yang dibuat tersebut kini dilengkapi fitur-fitur yang turut menjaga kelestarian lingkungan.

Berbicara tentang teknologi ramah lingkungan, tampaknya produsen mobil asal Jepang ini terlihat serius mengembangkannya. Kendaraan-kendaraan yang sedang ataupun yang telah dibuat Daihatsu berlandaskan 2 prinsip, yaitu canggih dan ramah lingkungan. Teknologi canggih mungkin telah banyak dikembangkan produsen mobil-mobil yang lain, tetapi mengenai teknologi ramah lingkungan atau yang disebut teknologi hijau Daihatsu ahlinya. Tetapi sebelum membahas lebih lanjut mengenai teknologi hijau Daihatsu, sebaiknya kita kenali dulu Daihatsu, karena ada istilah :

Tak kenal maka tak sayang maka ayo segera kenalan dengan Daihatsu, agar kita bisa sayang-sayangan dengannya :-D

Daihatsu adalah produsen mobil asal Jepang, yang berkantor pusat di Ikeda, Prefektur Osaka. Daihatsu di Indonesia sendiri bergerak pada PT Astra International. Sekitar tahun 70′an PT Astra International memperoleh hak untuk dapat mengimpor secara langsung kendaraan Daihatsu ke Indonesia, dan pada tahun selanjutnya PT Astra International menjadi agen utama importir kendaraan Daihatsu di Indonesia.

Pada tahun 1987 PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan pengimpor kendaraan Daihatsu menggantikan posisi PT Astra International. Kemudian pada tahun 1992, PT Astra Daihatsu Motor didirikan melalui penggabungan 3 perusahaan yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia dan PT National Astra Motor. Pada tahun 2013 ini, Daihatsu hanya memasarkan produknya di wilayah Asia, itu semua dikarenakan terus menguatnya mata uang Yen yang membuat kerugian bagi pihak Daihatsu.

Produk Daihatsu

1. Xenia / All New Xenia (Sahabat keluarga)
Daihatsu Xenia pertama kali dikeluarkan pada tahun 2004. Sejak tahun 2004 hingga sekarang pecinta Daihatsu Xenia selalu besar, selain karena harganya yang murah, Daihatsu Xenia ternyata juga memiliki banyak teknologi yang ramah lingkungan. Beberapa teknologi yang telah dikembangkan oleh Daihatsu Xenia, antara lain : DLI, EFI, dan VVT-I. Sistem DLI (Distributorless Ignition) terdapat pada Xenia 1.000 cc. Sistem DLI memiliki igniter pada setiap busi yang mampu menghasilkan pembakaran secara sempurna, sehingga pengeluaran gas sisa pembakaran sangat sedikit. Selain itu, Daihatsu Xenia juga dilengkapi teknologi EFI yang mampu menghemat penggunaan bahan bakar dan pelepasan gas sisa menjadi sangat sedikit.

Pada tahun 2010, Daihatsu Xenia mengeluarkan teknologi terbaruya, yaitu VVT-I (Variable Valve Timing-Intellegent). Dengan teknologi tersebut, Daihatsu Xenia mampu mengirit bahan bakar sampai 7%, selain itu kapasitas silinder yang tidak terlalu besar juga membuat daihatsu Xenia lebih irit. Tidak hanya itu, Daihatsu Xenia juga dilengkapi converter catalisator yang mengurangi pengeluaran gas sisa pembakaran, sehingga lebih ramah lingkungan.

2. Ayla (Your best friend in live)

Daihatsu Ayla juga bisa dibilang sebagai mobil kebanggan Daihatsu, karena penikmatnya di Indonesia cukup besar, terutama untuk kalangan muda-mudi. Itu semua karena bentuknya yang mungil dan unyu-unyu dengan warna-warna yang cerah.

Jika dilihat dari mesinnya, Daihatsu Ayla memang tidak memiliki VVT-I seperti Xenia, tetapi jangan salah, Ayla memiliki mesin 1KR-DE yang sesuai dengan karakter jalan dan cuaca di Indonesia. Bahan pembuat mesin ini pun rata-rata terbuat dari alumunium yang lebih ringan dan murah. Karena bobot mobil yang ringan, sehingga penggunaan bahan bakar juga lebih sedikit. Tidak hanya itu, pada daihatsu Ayla juga memakai integrated manifold yang mampu memperpendek saluran pembuangan gas sisa pembakaran, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dalam perawatannya, Daihatsu Ayla juga bisa dibilang sangat simple, karena tidak menggunakan timing belt melainkan rantai yang lebih awet.

3. Terios (Sahabat petualang)

Daihatsu Terios pertama kali dikenalkan sekitar tahun 2006. Daihatsu Terios juga merupakan produk kebanggan Daihatsu, itu semua juga karena peminatnya di Indonesia yang cukup besar. Daihatsu Terios menjadi pilihan karena, memiliki mesin yang tangguhdengan teknologi SUV. Teknologi SUV sangat sesuai dengan segala jenis trek jalan.

Daihatsu New Terios diperkenalkan sejak tahun 2011, dengan dilengkapi EPS (Electric Power Steering). EPS membuat pengemudi lebih mudah mengendalikan mobil, dan mampu menghemat bahan bakar karena memiliki pengaturan secara elektrik. Apalagi pada tahun ini, harga bahan bakar telah meningkat, sehingga diperlukan kendaraan yang tidak hanya canggih melainkan juga mampu menghemat bahan bakar. New Terios ini, hanya membutuhkan 1 liter bahan bakar untuk menempuh perjalanan 11,7km. Dan dari hasil test drive, mobil mampu menempuh jarak 80km dengan bahan bakar Pertamax 8,4 liter untuk mesin manual. Sedangkan untuk New Terios matik, hanya berbeda 3km dari New Terios manual.

Tidak hanya itu, Daihatsu New Terios juga dilengkapi pengaturan tekanan ban. Jika tekanan ban naik, maka rolling resistance akan turn, sehingga mobil akan semakin ringan dan konsumsi bahan bakar akan dikurangi. Daihatsu Terios juga menjadi mobil idaman keluarga, karena mematok harga yang bisa dibilang murah tetapi tidak murahan, yaitu mulai 163,5 jt.

4. Sirion (sahabat Muda)

Nah, ini dia sob mobil yang ditunggu-tunggu oleh para remaja yang ingin tetap gaya dengan mobil yang irit bahan bakar dan irit isi kantong tentunya.

Daihatsu Sirion memiliki kapasitas mesin yang cukup kecil yang membuatnya lebih irit bahan bakar, karena teknologi-teknologi yang ada pada mobil ini yang membuat mobil ini sangat diminati.

Daihatsu Sirion memiliki kapasitas mesin 1300cc yang tergolong kecil dikelasnya, teknologi yang dimiliki mobil ini salah satunya EFI (Electronic Fuel Injection) yang membuat mobil lebih irit bahan bakar, serta type mesin K3-VE dan teknologi VVT-i yang membuat si mobil menghasilkan gas sisa pembakaran yang sangat kecil. Pengeluaran gas sisa pembakaran yang nyaris tidak ada ini membuat mobil lebih irit dan ramah lingkungan. Kapasitas bensin yang mencapai 40liter ini membuat si mobil tidak perlu sering-sering mampir SPBU untuk minum :-Da999dd2188821011e7a2a23cf5887611_coba1

Dihatsu menorehkan catatan baik pada penjualan produknya di Indonesia. Pada tahun 2012 kemarin, Daihatsu mampu menjual produknya mencapai 162.742 unit. Penjualan ini meningkat 17% dari penjualan tahun sebelumnya. Dari beberapa produk Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia, tampaknya masyarakat Indonesia lebih minat pada Daihatsu Xenia, selain karena irit bahan bakar, Daihatsu Xenia juga pas untuk digunakan berkendara bersama keluarga. Tidak hanya itu, harga dari Daihatsu All Xenia juga bisa dibilang murah, tetapi tidak murahan. Hanya dengan sekitar 2,5jt per bulan selama 4 atau 3 tahun (sesuai DP) kita telah dapat menaikki mobil ini. Duh, jadi kepingin punya mobil ini :-(

252f2bc9bf6ff400b8e702f8518a6fe1_kredit-xenia

Teknologi Hijau Daihatsu

Setelah mengetahui dan turut merasakan keadaan bumi yang semakin rusak ini, lalu apakah yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya? Apakah kita harus menghentikan kegiatan industri pabrik? Melarang penggunaan kendaraan bermotor? atau barangkali membuat larangan untuk tidak menggunakan listrik untuk menghemat sumber daya alam bumi? Cara-cara tersebut bukanlah cara yang tepat untuk mengurangi kerusakan bumi. Lalu cara apakah yang terbaik untuk mencegah kerusakan bumi? Salah satu caranya adalah dengan menciptakan teknologi-teknologi baru yang tidak hanya canggih melainkan juga ramah lingkungan.

05f53c21ba6d1dd866d3c6e0c79dba60_cubeSumber

Saat acara Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun 2012, Daihatsu mulai menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan teknologi canggih yang ramah lingkungan. Itu semua terbukti dengan adanya mobil masa depan dari Daihatsu yang memiliki 3 persneling teknologi hijau yang ramah lingkungan. Apa saja itu ?

61e3c3f2296665352dd1aebfa652ba9f_stage1ecoSumber

Persneling pertama. Saat masuk gigi pertama kita akan dibawa Daihatsu ke teknologi yang irit bahan bakar dan irit asap. Sebagaimana kita tahu, Indonesia memiliki sebuah kota yang terkenal paling macet didunia. Perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh hanya dalam waktu 1 jam, bisa molor menjadi 2 jam atau lebih di Jakarta. Kemacetan tersebut tidak hanya membuat waktu kita molor, melainkan dompet kitapun juga ikut molor, bagaimana tidak? mobil yang sedang terjebak macet berjam-jam harus membuang-buang bensin hanya untuk berhenti menanti kendaraan didepan bergerak. Mobil yang terjebak macet tersebut juga merupakan penyumbang pencemaran udara di bumi. Melihat masalah tersebut, Daihatsu mengembangkan teknologi Eco-Idle. Sistem ini mengatur hidup dan matinya mesin secara otomatis dalam keadaan macet. Dengan begitu, mobil mencapai efisiensi konsumsi bahan bakar. Selain itu, juga terdapat sistem i-EGR yang mampu menghasilkan pembakaran sempurna, yang tentunya mampu mengurangi pengeluaran asap kendaraan (CO2).

915e09a130eb9c5b6571fcc9a070ad2f_stage2eco

Persneling kedua. Perjalanan memasuki trek yang mulus, mobil masuk pada persneling kedua. Disini, Daihatsu memperkenalkan mesin dengan dua silinder turbochargednya. Pada tahap ini mesin mengalami penyusutan komponen, penyusutan ini membuat mobil menjadi lebih ringan, dengan bobot yang lebih ringan tentunya akan mengkonsumsi bahan bakar yang lebih sedikit. Sesuai hukum alam, orang yang badannya besar makanannya akan lebih banyak daripada orang yang kecil :-D .Dengan adanya active ignition system dan berbagai improvement lainnya, bahan bakar akan menjadi lebih hemat 30%. Tentunya, ini sangat sesuai dengan masalah kita saat ini sob, apalagi harga BBM telah naik, jadi kita bisa hemat isi kantong nih.

400543c4ad7adcef7ad6ca75df08d202_stage3eco

Persneling ketiga. Mesin mobil terasa bergetar, akhirnya kita masuk pada persneling ketiga dari Daihatsu. Ini merupakan amunisi terakhir Daihatsu dalam menyelamatkan bumi. Amunisi ini adalah Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Artinya, bahan pembuatan kendaraan ini tidak menggunakan logam mulia, sehingga lebih sedikit menggunakan sumber daya alam, dan itu berarti biaya dalam pembuatannya jauh lebih murah dan mobil memiliki bobot yang lebih ringan. Dan yang lebih penting lagi, mobil ini menggunakan bahan bakar yang memiliki kepadatan energi tinggi dan tidak menghasilkan gas buangan (CO2) yaitu berupa Hidrazin Hidrat. Hidrazin hidrat terbuat dari pencampuran air dan hidrogen. Sebagai bahan bakar sintetis yang ramah lingkungan, hidrazin hidrat mengeluarkan gas buang berupa CO2 mencapai 0%, itu semua karena pembakaran dapat dilakukan secara sempurna sehingga tidak terdapat gas sisa hasil pembakaran. Hidrazin Hidrat ini adalah bahan bakar cair yang tepat untuk mobil ramah lingkungan generasi baru.

Wah menarik bukan, jika sebelumnya kita ketahui bahwa mobil adalah penyumbang terbesar pencemaran lingkungan, kini semua itu telah dimodifikasi untuk turut serta menjaga lingkungan.

Apa pendapat masyarakat Indonesia mengenai teknologi hijau?

Jika bertanya ” Apa pendapat masyarakat Indonesia mengenai teknologi hijau ?” rasanya tidak mungkin jika saya harus bertanya kepada satu per satu orang mengenai jawaban tersebut. Indonesia adalah negara demokrasi yang semua pendapat masyarakatnya dapat disalurkan melalui DPR atau Mentri. Oleh sebab itu, untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai teknologi hijau, kita akan sama-sama mengetahui jawaban dari perwakilan salah satu Mentri Indonesia yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi sobat-sobat semua.

729bbc18cfb29194264631d9122a8ba6_dahlan-iskanDahlan Iskan (sumber)

He is Dahlan Iskan. Mentri BUMN ini memang terkenal tegas dalam menjalankan prinsip ekonomi mandirinya di Indonesia. Dahlan iskan juga merupakan sosok yang selalu menuangkan ide-ide segar dalam membangun perekonomian mandiri agar mampu bersaing dengan produsen luar negeri. Semua itu terwujud salah satunya pada tahun 2013 ini, pak Mentri mencoba memperkenalkan mobil listrik buatan anak negeri. Menurut Dahlan Iskan, jika Indonesia harus bersaing dengan para produsen mobil luar negeri berbahan bakar bensin atau solar, Indonesia tidak akan bisa. Maka dari itu, pak Mentri mencoba mencari alternatif lain, dengan menggunakan bahan bakar listrik. Mobil listrik pertama Dahlan Iskan yang bergaya sporty ini pernah mengalami kecelakaan saat melakukan uji coba, tetapi pak Mentri belum kapok untuk terus mengembangkan mobil listriknya agar bisa menjadi mobil nasional. Bisa dibilang, Dahlan Iskan adalah salah satu tokoh yang paling berambisi menjadikan mobil listrik ini sebagai mobil nasional. Semangat Dahlan Iskan dalam mengembangkan ekonomi mandiri anak bangsa agar mampu bersaing dengan luar negeri inilah yang membuat sosok Dahlan Iskan sebagai idola saya.

Penutup

Banyak teknologi canggih yang telah dikembangkan oleh para produsen mobil di seluruh dunia, namun hanya sedikit yang mau memperhatikan keramahan lingkungan sebagai dasar penciptaan teknologi. Padahal, kita sama-sama tahu Bumi kita tercinta, semakin lama semakin rusak, banyak bencana yang telah timbul akibat kerusakan Bumi, dan bayangkan jika Bumi ini mengalami kehancuran, apakah teknologi yang super canggih sekalipun dapat menyelamatkan kita semua? Tentunya tidak. Maka dari itu, teknologi canggih sesungguhnya adalah teknologi yang mampu mensejahterakan kita dan anak cucu kita kelak dan tetap melestarikan Bumi kita tercinta ini. Jadi, di hari yang tidak jauh dari hari bumi ini mari kita dukung sekecil apapun usaha manusia untuk menyelamatkan bumi kita, salah satunya dengan teknologi hijau Daihatsu. Daihatsu si canggih peduli lingkungan.

Tonton videonya, pada widget di sisi kanan postingan !!!

Referensi :

1. http://www.daihatsu.co.id/

2. http://viva.news.co.id/

3. http://www.anneahira.com/


TAGS Teknologi Hijau


-

Author

Follow Me